abimanyu–

just like this name

Sebenernya Indah…Tapi…

with 5 comments

pantanpantat di karang balekambang

pantanpantat di karang balekambang

Pas buka-buka folder gambar beberapa hari kemaren aku nemu folder ‘Balekambang with friends‘. Ngeliatin foto-foto itu jadi bikin pengen liburan lagi. Jadi, untuk menghormati dan mengenang (??) liburan para ilkomers ke Balekambang beberapa bulan lalu, aku melakukan filtrasi gambar2 yang oke trus ku jadiin wallpaper lepi.

Jdeng deng!!Aku nemuin foto ini di selempitan foto-foto balekambang. Kesan foto ini menurut aku nyenengin, bebas, dan ‘menatap masa depan banget’. Oleh karena itu kupilihlah dia jadi wallpaperku. Pas dah dipasang kok rasanya aneh ya…
Tiap ku mbuka lepi ato ngliatin tu ada yang aneh…rasanya kayak….apa yaaaa….
Kenapa yang kulihat adalah pameran pantat-pantat lebar? :p
Tadi ada yang bilang, ‘Wah gambarnya bagus ya, Mbak?Ambil gambar dimana?’, kujawab ‘di Balekambang’, dalam hati ku merenung…tu yang bagus gambarnya apa festival pantatnya ya???
Tapi biar gimanapun ku tetep suka foto ini…

Bagaimana menurut Anda?
Menurut Anda siapa pemenang pantat terseksi dari gambar diatas???? 😀

Written by tresnaningtiyas

November 14, 2008 at 5:15 am

Posted in []Chit Chat

Funny Family Part 1 : “Berkat John Pantau”

with one comment

Based on true story .

Saya punya kakak cewek yang dah nikah. Bersuamikan lelaki Sunda. Alhamdulillah telah dikaruniai seorang putra yang….lucu….
Putra itu kini berumur 5 tahun.

Libur lebaran kemaren mereka sekeluarga ke Malang, ke rumah Tante yang berarti neneknya si putra. Setelah hari-hari aneh, lucu, menyebalkan, dan lain sebagainya.
Hari terakhir di rumah Tante, sekitar pukul 6 pagi WIB. Berhubung mereka berencana pulang pagi2 semua barang dah di packing dari semalam.Cuma tinggal satu barang yang belum di packing yaitu : si putra.

Di tengah asyik si putra nonton kartun, sang ibu datang, “Zam, kamu ga pipis dulu a? Tar ngompol di jalan lo”, sang anak tak berkutik sedikitpun, “Sana pipis dulu, tar jalannya macet lo kamu mau pipis dimana coba”, tegor si ibu lagi. Masih tak berkutik. Sang ibu keki lalu pergi. Datang kemudian sang tante (adek sepupuku), “Zam, sana pipis dulu, tar kamu kebelet di jalan loh”. Mata sang putra tetep tertuju lurus ke kartun. Tanteku alias neneknya datang, “Ayo Zam, pipis dulu”, biasanya maklumat sang nenek ampuh, tapi kali ini tidak sama sekali. Menoleh pun tidak. Terakhir, datanglah sang ayah, dengan gaya Sunda, “Zam, kamu tu pipis dulu sana, nanti kalo kamu kebelet pipis di tengah jalan truz ayah turunin di pinggir jalan, truz kamu pipis di tengah jalan, truz kalo ketauan sama John Pantau memangnya kamu ga malu apa?”. Ajaib! Dengan petuah panjang lebar dan aneh si putra menoleh dan memandang ayahnya agak lama, kemudian beranjak dari kursi dan ke kamar mandi. Seluruh orang di ruangan itu cuma diem, saliang pandang takjub!!!

Written by tresnaningtiyas

November 5, 2008 at 1:39 am

Posted in []Chit Chat

Superman

leave a comment »

i can stand to fly
i’m not that naive
i’m just down o find a better part of me
i’m more than a bird, more than a plane,more than some pretty face inside the train
but it’s not easy to be me
wish that i could cry fall upon my knees
find a way to lie
about the home i’ll never see
it may sound absurd
but don’t be naive- even heroes have the right to bleed
i maybe disturb but won’t u concede
even heroes have the right do dream
it’s not easy to be me…

hmmm, da yang salah ga yaa liriknya?? (hehehehe)

One day, da seorang temen yang bilang, “Kamu kan enak masalah kamu kan ga separah aku. Kayaknya si gitu”, aku jadi mikir ‘Kenapa bisa nge-judge gitu ya?’. Padahal kalo aku denger crita dia ke aku, seandainya aku ada di posisi dia aku pikir aku masih bisa ngatasin. Dia ga bener-bener tau masalah aku apa.

Jadi, seperti apa kita memandang tingkat kesulitan suatu masalah. Apakah dengan berpikir orang lain lebih enak dari kita akan meredakan masalah kita, ato sebaliknya dengan berpikir orang lain lebih susah maka kita akan lebih bersyukur??

Seringkali masalah akan tetep jadi masalah selama kita gak menghadapinya. Deep inside ourself we are the hero at least for ourself. Kadang hanya kita dan masalah kita yang ada, tanpa orang lain yang menopang kita, akhirnya kita sendiri yang bertarung dengan masalah itu. Dan, seperti Superman, kita capek, kita pengen hidup normal, kita pengen hidup layaknya orang lain. Dan (lagi), bagaimana kita mem-persepsikan normal, hidup seperti orang lain, dan sebagainya…

Bagaimana pendapat Anda tentang bagaimana kita menghadapi masalah?

Written by tresnaningtiyas

November 5, 2008 at 12:31 am

Posted in []Chit Chat

Pertanyaan Ajaib

with one comment

dah lama banget setelah gak ngisi blog yang terlantar ini

gak krasa juga dah semester 7… kata orang dah tua, pdahal rasanya gak gitu de… :p

herannya, banyak yang tanya ‘dah lulus?’, ‘skripsinya apa?’, yang terparah adalah : ‘anaknya berapa?’ :s

sumpah, ku pernah ditanya begitu. Gini critanya :

Tahun kemaren sekitar bulan Juli gitu aku menghabiskan liburanku di suatu desa di kota yaitu Lumajang dalam rangka nemenin nenekku yang lagi berobat alternatif. Ku disana sekitar 10 hari gitu. Kehidupan disana tu ya begitulah…pagi-pagi banyak yang berangkat ke sawah ato ladang, ibu-ibu belanja belanji, truz anak-anak kecil ke sekolah, rada siangan nyetel dangdutan keras-keras, siangan pada istirahat, kadang juga anak-anak kecil mainan, sorean gitu anak-anak kecil belajar ngaji di masjid sebelah, trus ibu-ibu bermunculan ya ngobrol-ngobrol gitu, trus mereka jemput anak-anaknya yang ngaji, magrib gitu bapak2 yang bermunculan buat diskusi-diskusi gitu, yang muda-muda ngumpul becanda-becanda ato ya sekedar jalan-jalan. Jam 8 malem smua dah masuk rumah masing-masing dan—- siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiingggg…..
sunyi senyap gitu…kadang ada suara hewan-hewan lagi ngobrol :p
Yang paling nyenengin adalah penduduknya ramaaaah banget…murah senyum, juga lucu2.

Pasien di tempat nenekku berobat lumayan banyak waktu itu. Mereka biasanya orang situ-situ juga. Ya cuma nenekku aja yang jauh2 dari malang. Sakitnya apa aja?? hmmm…mending jangan tanya deh daripada ngeri…aku ja kadang ngeri liat yang kakinya patahlah, yang tangannya mengsle lah, kadang smpe berdarah2, uppsss kok jadi ku jelasin ya??? :p

Ada seorang pasien disana, ibu-ibu gitu, dia korban tabrak lari (kasihan ya…). Di situ dia ditemenin anak dan suaminya. Mereka tinggal di desa yang agak jauh dari desa ini. Suaminya kerja di bengkel, ya kehidupannya masih kurang gitu kalo dari ceritanya. Yap dari cerita2 itulah pertanyaan ajaib itu muncul.

Setelah ngobrol2 dengan bahasa Jawa yang super-pas-pasan-banget-yang-kebangetan orangnya tanya dengan polosnya :
“Mbak, sampun kagungan putro pinten??” (artinya : “Mbak, sudah punya anak berapa?”)

Bagaikan tersambar petir di siang bolong-bolong, JDEERRRR…aku sempet diem beberapa saat, mencerna kalimat tanya itu dengan harapan aku salah ngartiin..tapi biar pengetahuan bahasa Jawa krama yang super-pas-pasan-banget-yang-kebangetan aku masih tw artinya…gak mungkin salah…
Akhirnya dengan senyum miris kujawab : “Kulo tasih kuliah pak…”(artinya : “saya masih kuliah pak”). Walhasil orangnya salting, “Oh, ngapunten nggeh mbak, bla…bla..bla…” (artinya : “Oh,maaf ya mbak, ……intinya si orangnya minta maaf….”). Dengan hati tersayat sayat ku masuk ke dalam trus crita ke nenekku, kata nenekku si wajar aja, ya kan di sana umur se aku dah dinikahin biasanya…

Dari pengalaman itu ku sadar…kalo…aku belum tua 😀 hehehehehe
At least, dari pengalaman selama di Lumajang ngingetin aku untuk bersikap lebih wisely dan bisa saling mengerti, belajar menerima apa yang sudah kita peroleh, dan berusah memperoleh apa yang ingin kita peroleh dengan sungguh-sungguh…dan senyum yang tulus adalah bener2 sedekah yang indah.

Written by tresnaningtiyas

October 17, 2008 at 5:36 am

Posted in []Chit Chat

[Film] : De Javu

with 5 comments

Ni film thriller yang keren

Yang maen Denzel Washington…Hmm, btw biarpun item keren juga kok kalo lama2 dipandang..ada unsur karismatiknya..hehehhe
Gitu ya kalo orang yang dah nemuin talent-nya–auranya nampak ‘mewah’

Oya..ni film agak bikin pusing soal alurnya…bisa dibilang maju-mundur-maju-mundur lagi..berakhir dengan mundur yang soooo sweeet 🙂

Cerita tentang Doug Carlyn seorang agen ATF (ya semacam polisi ato detektip gitulah) yang menangani kasus pengeboman kapal feri milik US NAVY (hiks..teringat ma ‘popeye’-q…hiks..olive waiting for u). Dalam kasus ini si Doug juga kehilangan partnernya yaitu Larry. Terdorong keinginan untuk membalas dendam karena kehilangan dan demi menyelamatkan nyawa ratusan orang termasuk seorang cewe cantek (sayangnya bukan saya), Doug terus berkeras untuk menangkap si pelaku bersama rekan-rekannya.

Fiuuhh…barusan nonton dan barusan masih jetlag (hehehehe, kosa kata yang ga tepat ya???)

Oke deee…sekian n tengkyuuu

Kasi komen ya?

Written by tresnaningtiyas

May 2, 2008 at 8:47 am

new beginning

with 4 comments

— welcome to new beginning of me — 😀

blog dengan nama baru isi lawas — tp mau ditambahin dengan hal-hal baru

let start new beginning dengan memikirkan kata-kata ini :

You could be mad as a mad dog at the way things went
you can swear and curse fate
but when it comes to the end, you have to let go

Written by tresnaningtiyas

May 1, 2008 at 7:19 pm

Posted in Uncategorized